Manusia itu awalnya diciptakan dari setetes air mani, sangaaaat hina. Setelah menjadi manusia dewasa, takdir dan jalan hidup mereka beda-beda. Ada yang miskin, ada yang kaya. Ada yang gagah, ada pula yang tidak terlalu cantik rupa. Semua punya ketetapan dan takdir sendiri-sendiri.
Dewasa ini sering saya kecewa pada manusia-manusia yang menilai dan bersikap pada orang lain hanya berorientasi pada tampilan luar semata. Mereka bisa sangat baik dan lembut jika bertemu pejabat, orang kaya, orang berpangkat, bos-bos besar. Tapi saat bertemu dan berlaku terhadap pedagang kecil, pemulung, pengangguran, mereka pandang dengan sebelah mata. Perlakuan mereka jadi kasar, sombong, remeh, dan cemooh.
Sobat, apakah pantas hal ini kita lakukan?
Tidak, jangan sobat. Sesungguhnya kita tidak tau mana diantara jenis manusia tersebut yang lebih mulia dihadapan Allah.
Mulai sekarang berlakulah sama kepada siapapun. Berlaku baik dan santun. Hargai semua orang, cintai ia, berkasih sayanglah.
Jangan pandang pangkat, harta, dan fisik orang lain. Perlakukanlah sama, sama-sama indahnya, sama-sama baiknya. Karena orang baik, pasti hanya tunjukkan sikap yang baik-baik. Sudahkah kita menjadi orang baik?
Mulai sekarang berlakulah sama kepada siapapun. Berlaku baik dan santun. Hargai semua orang, cintai ia, berkasih sayanglah.
Jangan pandang pangkat, harta, dan fisik orang lain. Perlakukanlah sama, sama-sama indahnya, sama-sama baiknya. Karena orang baik, pasti hanya tunjukkan sikap yang baik-baik. Sudahkah kita menjadi orang baik?