Sunday, April 3, 2016

HARAPAN SALAH BERSANDAR

Assalamualaikum ~
Pagi ini, penulis mau berbagi pikiran lagi. Setelah lama blog tidak dicoret, kali ini dalam otak ada sesuatu yang ingin dicurahkan. Maka menulislah pagi ini. ^^
Harapan? Ya harapan.
Manusia punya harapan-harapan dalam hidupnya, harapan dalam segala aspek kehidupan. Ada yang ingin kaya, ada yang ingin punya jabatan bagus, ada yang ingin berprestasi, ada yang ingin dapat jodoh yang baik dan harapan-harapan lainnya.
Kali ini penulis mau bahas 1 aspek, harapan punya jodoh yang baik. Hehe.. Kalo udah masalah jodoh biasanya banyak yang suka baper (red:bawa perasaan). Siapa sih yang gak mau punya pasangan yang baik, yang bakal menemani separuh hidupnya hingga ajal datang. Penjahat kelas kakap pun pasti ingin pasangannya baik.
Tapi sadarkah teman-teman sekalian? Banyak diantara muda mudi sekarang bervisi dapat jodoh yang baik, tapi misi nya maksiat, usahanya salah langkah. Dan 1 lagi yang menjadi masalah harapan yang super besar itu ia sandarkan pada manusia, bukan pada Tuhannya.
Orang yang berkomitmen untuk serius tapi belum sanggup untuk menikah biasanya memilih jalan pacaran atau sebutan lain. Pada usaha itu masing-masing individu saling menaruh kepercayaan terbesar kepada pasangannya. Dia bisa sangat percaya pada pasangannya dibanding apapun, maka ada sebutan cinta itu buta. Tapi taukah teman-teman? Harapan SUPER BESAR yang kita sandarkan pada pasangan kita beresiko kekecewaan yang SUPER BESAR pula.
Untuk urusan jodoh, ibarat berhitung, 1+1=2, gak bisa kita paksakan 1+1=3 atau 4. Allah sudah menghitung dengan perhitungan akurat, Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, laki-laki yang buruk untuk perempuan yang buruk. Begitulah rumusnya. Kalau manusia ingin jodoh yang baik maka perbaikilah diri menjadi baik. Jodoh adalah cerminan diri.
Visi berjodoh baik, maka misinya adalah memantaskan diri menjadi baik, bukan malah maksiat. Harapan untuk dapat jodoh baik, maka berharap pada Allah yang Maha Berkuasa, bukan berharap pada manusia yang tak punya daya apa-apa.
Mulai sekarang yuk kita pantaskan diri menuju kehidupan baik, kehidupan baik akan mengundang jodoh-jodoh yang baik. Dekati Allah, rayu Allah untuk berikan jodoh terbaik. Sandarkan seluruh harapan terbesar mu secara utuh kepada Allah, jangan secuilpun berharap pada manusia, karena yang secuil itu akan percikkan kekecewaan. Sholat, berdoa dan tawakal. Semoga kita rasakan kedamaian dan ketentraman hidup sampai Allah temukan kita pada Jodoh kita yang sejati.
Salam :)