Wednesday, August 24, 2016

Bersama Harapan Baru

Dulu, aku sangat yakin,, bahkan terlampau yakin, hingga akal pikiran menjadi Tuhan. 
Aku berharap pada manusia yang tak punya daya dan kuasa, tapi keyakinan terlalu angkuh hingga melupakan sang pemilik kendali alam semesta. 
Aku begitu yakin pada sesuatu, padahal tak secuil pun aku tau kejadian satu menit kedepan. Sombong...

Setiap orang belajar pada masa lalu, begitu pun aku. 
Aku tak lagi ingin menjadi sombong. 
Aku tak mau lagi merasa hebat. 
Kehidupan ini berada di bawah kendali Sang Pengendali. 
Sedih bahagia, suka duka, tangis tawa, terus berotasi mengelilingi waktu. 
Hari ini aku hanya ingin menjadi pribadi dengan senyum yang ikhlas, pikiran yang damai, dan hati yang bersih,, bersama harapan baru.
Harapan yang selalu bersandar pada Sang Pengendali alam semesta.



x